Kampanye pemilu baik pemilihan untuk aggota DPR/DPD atau Presiden dan Wakil Presiden menjadi ajang 5 tahunan yang menyisakan banyak hal dan cerita bagi rakyat Indonesia, salah satunya masalah sampah. Berapa banyak sampah yang dihasilkan oleh adanya kegiatan kampanye pemilu tersebut, terutama sampah plastik bekas minuman. Banyak sampah botol plastik dan gelas plastik kemasan minuman mineral berserakan dimana-mana seusai kampanye dilaksanakan.
Kepedulian pelaksana dan peserta kampanye pun masih kurang akan penanganan sampah plastik tersebut. Sampah dibuang di sembarang tempat. Sampah plastik tersebut dibiarkan begitu saja, seusai pelaksanaan kampanye berlangsung. Ya.. hanya para pemulung saja yang mau memungutinya. Itupun bukan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kebersihan, melainkan lebih karena kebutuhan atau tuntutan perut.









